12/06/13

Melupakanmu...

Bagaimana bisa?
Ketika lutut tak lagi sanggup membopong tubuhku tuk berjalan, kau berikan kakimu untukku..

Bagaimana bisa?
Ketika mata berurai air mata, kau tengadahkan tanganmu untuk memungutnya..

Bagaimana bisa?
Ketika jiwaku tersudut oleh cercaan, kau sediakan ruang di hatimu untuk tempatku berbaring..

Bagaimana bisa?
Ketika tanganku tak sanggup lagi untuk memohon, tanganmu menguatkan..

Bagaimana bisa?
Tangis kesedihan yang menyayat selalu kau ganti dengan tawa bahagia yang menggema.. 

Lalu bagaimana bisa..?

Di senyap malam, hanya dirimu yang bisa mendengar tangisku di antara lolongan binatang jalang..
Di lautan manusia, hanya dirimu yang mampu menemukan tubuh ringkihku..

Dua kata yang selalu kau katakan padaku saat aku memanggil namamu..
-Tunggu Disitu-

Seluruhnya sudah kau bawa, bukan kau renggut, bukan kau ambil, tapi kau kau bawa dengan lembut tentang arti sebuah keterpurukan dan kesengsaraan..
Dan aku sanggup katakan, bahwa kau pula yang membawa semuaku..


Duhai kau pemilik jiwa yang indah, lalu bagaimana bisa aku melupakanmu untuk sesaat saja meski ku bahagia bukan denganmu? Kau yang pernah menghidupkanku lagi setelah ku mati dalam jiwaku.. 

Dan akhirnya, melupakanmu.. bagaimana caranya..?