22/09/13

Kepada yang tak perlu tahu

Kepada pemilik mataku untuk tak pernah luput memperhatikan,
kepada pemilik telingaku untuk tak pernah bosan mendengarkan,
kepada pemilik mulutku untuk tak pernah lelah menanggapi setiap kata,
kepada pelukis senyum otomatis pada wajahku.
Ini adalah surat cinta yang tidak perlu kamu ketahui.
Kamu tidak perlu tahu apa sebabnya aku menulis surat ini, kamu bahkan tidak perlu tahu kalau surat cinta ini ku tulis sambil memikirkan kamu, dan itu membuatku tersenyum.
Kamu tidak perlu tahu kalau aku terkadang tersenyum tanpa alasan, meski pun selebihnya terjadi karena kamu tiba-tiba ada di pikiran. Kamu bahkan tidak perlu tahu kalau aku diam-diam memperhatikan caramu berbicara, caramu bertutur kata, dan setiap gestur yang kau buat.
Kamu tidak perlu tahu kalau kamu  telah mencuri satu ruang pandang pada mataku. Dan kamu tidak perlu tahu bahwa kamu menjadi pemilik debar-debar menyenangkan dalam setiap detikku.
Kepada kamu yang tidak perlu tahu,
sepertinya surat cinta ini ditujukan untuk kamu, dan kamu tidak perlu tahu.