25/05/15

Lima Itu Apa ...


Salahku adalah, Aku terlalu egois dan tidak bisa mengertimu lebih dalam lagi.
Dan salahmu? salahmu adalah, kamu tidak memikirkan perasaan anak yang cengeng ini, saat kamu lebih memilih pergi, daripada bertahan.

Tapi kembali ke awal. Ini hanya masalah waktu, tapi mungkin aku dan kamu tidak bisa tahan menunggu, padahal dewasa bisa kita jajah bersama, jika kita mau sabar dan menunggu untuk tau.
Aku egois? iya. Memang. Bahkan kamu sangat tau itu. Tapi Bukankah kamu sendiri yang mengatakan, kata kata yang kamu ucapkan bahwa "Cinta adalah emosi, jadi aku tidak akan mencampur adukanya dengan akal sehat"

Lalu bagaimana dengan kata kata "Peduli itu sama dengan suka kan?" 

Saat itu kita sedang berbincang...
"Peduli itu sama dengan suka kan?"
"Iya, Aku peduli sama kamu"

Kamu lupa? iya, aku tau kamu tidak lupa. kamu hanya berusaha untuk tidak mengingatnya. Sepertiku, aku juga berusaha untuk tidak mengingatmu, berusaha untuk tidak mengingat semua kejadian manis yang aku lakukan bersamamu, mencoba melupakan apa yang kita mulai, lewati dan kita akhiri. 

Mungkin menurutmu itu mudah, tapi bagiku untuk berhenti peduli sama kamu..
adalah hal pertama yang aku coba dan paling sulit aku lakukan. Entah, Bodoh memang. Aku merasa tidak adil saat merindukanmu. karena bahkan aku sudah seharusnya memikirkan seseorang yang lain yang kini bersamaku, Dan aku tau. Hatimu sudah menetapkan untuk tidak memilihku...

Aku hanya berharap... Bahwa apa yang kamu inginkan, bisa segera terwujud. perlahan aku tau, banyak hal yang kamu tinggalkan untuk bisa mendapatkan apa yang kamu inginkan. 

Aku tau kamu...
Bukan. Aku bukan so mengenalmu. Aku hanya terlalu sering memerhatikanmu danencintaimu, aku bisa hafal gerak gerikmu. Aku tau bagaimana caramu berjalan. Caramu membenahi tali sepatu. Caramu memakai baju. Caramu memakai jaket. Caramu menutup kepalamu dengan tudung jaket kebanggaanmu. Caramu membenahi tas dan saat kamu membenarkan posisi. Caramu tertawa. Caramu berbicara... 
Ah sial! Aku hafal, saat kamu bersemangat suaramu terdengar lebih melengking dari biasanya. Dan aku tau caramu memperlihatkan adegan di tiap film kartun kesukaanmu, yang kamu sukai dengan temanmu. Caramu tersenyum. Dan caramu menatapku. Aku tau saat ada hal yang mengganggumu, entah itu apa.. Aku hanya menunggumu untuk mau berbagi sebuah cerita kepadaku...

Kemarin. Tepat setahun yang lalu. Saat kamu mengucapkan kalimat manis untuk bisa bersamaku. 
Ingat? mungkin iya. Dan apa kamu ingat kata kata ku saat menerimamu dulu? Aku akan menjadi bolamu selalu...
Ya aku mengadakan mungkin sekarang kalimat itu berubah menjadi, Berlari yah kejar bolanya ! Walaupun bolanya bukan aku. :-)

Kamu percaya jodoh itu apa? Kita akan dipertemukan walau keduanya tak saling berusaha mempertemukan ...