Untukmu yang Jauh
Di sabtu dan jauh-jauh hari sebelum malam ini, dingin selalu menjadi cuaca yang paling sering kutemukan, lebih banyak dari foto-foto yang kau kirimkan. entah memanglah begini, atau perasaanku saja yang terlalu kesepian.
Meskipun kabarmu selalu ada, dan pesan dalam dering tak pernah absen, tetap saja segala cemas, gelisah, rindu, kangen, khawatir, selalu ada dalam bagian-bagian hariku.
Mereka pemberi sepi terbaik untuk malam-malamku. penjebak perasaan asing terhebat dalam ramainya malam minggu kotaku.
Sampai-sampai rindu kini pandai berhalusinasi, entah menjadi guling, selimut, atau jaket-jaket yang biasa kugunakan. kau memang hebat sayang, renggang kota tak pernah cukup untuk jadi penghalang.
Maka sayang, cukupkan jauh ini menjadi bekal dalam perjalanan kita, tentang arti saling menjaga, tentang artinya menguatkan, yakinkan hatimu cukup untukku, taruh dan letakan di dadaku, lalu sediakanlah tanganmu buatkan doa-doa baik untukku, untuk kita.
supaya dilancarkan segalanya, sampai aku, kamu, dan rindu-rindu berbahagia.
Amin.
