Destiny

"Jika kamu benar-benar mencintai seseorang, lepaskan dia. Jika dia memang milikmu, dia akan selalu kembali. Namun jika tidak, maka sejak awal dia tidak pernah menjadi milikmu."


Kata seorang kawan saat sedang menatap langit sore ini, aku ingin menguji takdir, katanya.

Karena aku percaya, Tuhan selalu tahu apa yang terbaik untuk hamba-Nya. Maka aku tidak akan membiarkan kebutaanku sebagai manusia menghalangi pilihan terbaik Tuhan. Aku tak akan meminta siapa dan apa. Hanya yang terbaik menurut-Nya. Semuanya akan kupasrahkan. Semuanya akan kukembalikan.

Karena aku percaya pada kekuatan takdir, doa, dan usaha
Apa yang harus dikhawatirkan mengenai percintaan-mu jika semuanya memang sudah tertulis?
Apa yang harus dipusingkan mengenai percintaan-mu jika yang mengatur bukanlah kamu, namun Tuhan Yang Maha Sempurna.

Aku memutuskan untuk berhenti menjalani hari-hari dimana aku begitu takut kehilangan seseorang dan kesepian. Aku memutuskan untuk tidak lagi gila membayangkan sebuah gambaran kelak seseorang akan meninggalkanku atau memilih orang lain sebagai pengganti.
Dan aku memutuskan, aku akan menjalani jenjang jodohku sesuai yang dibutuhkan bukan yang aku inginkan. 

Karena kusadari…
Jikapun aku memaksa memiliki, jika aku memang bukan tulang rusuk nya, maka aku tak akan pernah jadi miliknya. Namun jika memang kamu-lah, maka aku akan selalu jadi milikmu.
Dan tentang kamu, mari kita menguji takdir kita...

I love playing games. But only the fair one. And If it’s not a fair play, then I won’t let myself play in that kind of game.

Aku ingin menguji apa benar jodohku memang kamu.
Aku akan melepaskanmu, bersama dengan ketakutan, kekhawatiran, dan kegilaanku. Aku akan belajar untuk menjagamu dengan pasrah.

Karena jika kamu orangnya, maka kamu akan selalu mempunyai jalan padaku. Namun jika tidak, maka sejak awal kamu bukan milikku.

Karena jika nanti kamu atau aku bertemu seseorang yang memang jodoh kita, apapun yang kita lakukan untuk menghentikannya hanya akan berbuah kesia-siaan yang penuh rasa sakit. Kita yang hanya manusia tidak akan bisa menghalangi Pilihan Tuhan.

Karena itu, jika aku bukan takdirmu dan di perjalanan kita nanti kamu bertemu dengan seseorang yang memang tertulis menjalani takdir denganmu, aku akan berusaha menganggap bahwa jodohku denganmu sudah mencapai batas akhirnya.

Aku akan menganggap bahwa akulah pengantarmu bertemu dengannya. Akulah penjagamu sebelum kamu bertemu dengannya. Akulah pendampingmu sebelum kamu mendampinginya. Dan kamulah pengantar serta penjagaku sebelum aku bertemu dengan pemilikku.

Untuk kita, mari jalani saja dengan selalu mengingat Tuhan. Aku memang mencintaimu. Dan aku sangat ingin berjodoh denganmu, seperti kamu juga menginginkanku. Mari kita lepaskan semuanya agar bisa sepenuhnya berbahagia. Mari kita belajar untuk percaya pada Tuhan dan Pilihan-Nya.
Kita jaga sekuatnya apa yang kita miliki saat ini. Kita lestarikan apa yang ingin kita miliki bersama di masa depan. Kita simpan dan perjuangkan segala janji dan komitmen yang sudah kita ciptakan bersama.

Namun jika memang saat berpisah itu sudah diputuskan, maka aku akan selalu mengingatmu dengan segala kebaikan yang kamu perjuangkan untukku.
Mari berdoa sayang, semoga kita dan perasaan yang kita rasakan ini dianggap pantas, dan Ia putuskan 'tuk terus lestari hingga maut memisahkan

" If he's the one, maka tunjukan dan teguhkan. But if he's not the one tolong ikhlaskan dan lapangkanlah. Stop looking for loved, then love will comes to you"

Postingan Populer